Rabu, 14 November 2012

makalah kelenjar pankreas


MAKALAH
KELENJAR PANKREAS



OLEH :
KELOMPOK 4

IRSALUDDIN
SUGIARTI
DEWI ASMINI
SABUK TOATUBUN
SOROWIONO WARIKAR


S1 KEPERAWATAN
STIKES AMANAH MAKASSAR
2011/2012



KATA PENGANTAR

            Alhamdulillah puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita semua.karna atas limpahan berkah dan hidayahnya kami kelompok 4 dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul KELENJAR PANKREAS.

            Tak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing mata kuliah SISTEM ENDOKRIN kami yaitu Yulianto, S.Kep.NS. M.Kes yang telah membimbing kami,dan kepada teman-teman semua yang memberikan dukungannya kepada kami.

            Kami menyadari bahwa daalam makalah ini masih banyak kekurangan dalam hal pembuatan,penyusunan,ataupun materi yang disajikan belum lengkap.untuk itu kami harapkan kritik dan saran yang dapat mendorong kami untuk menyempurnakan makalah selanjutnya.
            Sekian dan terima kasih.


Makassar,21 maret 2012

 penulis










DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A.   LATAR BELAKANG
B.   TUJUAN
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB III PEMBAHASAN
A.   ANATOMI PANKREAS
B.   HISTOLOGI PANKREAS
C.    FISIOLOGI PANKREAS
D.   PENYAKIT PADA PANKREAS
BAB IV PENUTUP
A.   KESIMPULAN
B.   SARAN
DAFTAR PUSTAKA













BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Sebagai salah satu kelenjar endokrin, pankreas memiliki peranan yang cukup besar terhadap pengaturan sistem hormonal tubuh. Selain sebagai endokrin, pankreas juga berfungsi sebagai kelenjar eksokrin.Pankreas merupakan salah satu organ pada sistem pencernaan yangmemiliki dua fungsi utama: menghasilkan enzim pencernaan serta beberapa hormon penting seperti insulin dan glukagon. Pankreas terletak pada bagian posterior perut dan berhubungan erat dengan duodenum (usus dua belas jari).
Beberapa fungsi dari pankreas adalah :
Ø  Mengatur kadar gula dalam darah melalui pengeluaran glukagon, yang menambah kadar gula dalam darah dengan mempercepat tingkat pelepasandari hati.
Ø  Pengurangan kadar gula dalam darah dengan mengeluarkan insulin yang mana mempercepat aliran glukosa ke dalam sel pada tubuh, terutama otot.Insulin juga merangsang hati untuk merubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya di dalam  sel-selnya (Anonymous, 2009).

Ketika fungsi pankreas tidak lagi bekerja dengan baik, baik karena pola makan yang buruk ataupun kelainan genetik, maka keseimbangan kadar gula dalam tubuh pun ikut terganggu. Hal ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit, bahkan dapat menyebabkan kematian.Maka dari itu kita harusmengetahui terlebih dahulu bagaimana keadaan pankreas secara anatomis,histologis, serta fisiologis normalnya.



BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Sistem endokrin adalah sistem kontrol kelenjar tanpa saluran (ductless)yang menghasilkan hormon yang tersirkulasi di tubuh melalui aliran darah untuk mempengaruhi organ-organ lain. Hormon bertindak sebagai "pembawa pesan"dan dibawa oleh aliran darah ke berbagai sel dalam tubuh, yang selanjutnya akan menerjemahkan "pesan" tersebut menjadi suatu tindakan. Sistem endokrin tidak memasukkan kelenjar eksokrin seperti kelenjar ludah, kelenjar keringat, dankelenjar-kelenjar lain dalam saluran gastroinstestin(Jimmy Wales, 2008).
Pankreas merupakan organ tubuh istimewa yang berfungsi ganda sebagai kelenjar eksokrin dan endokrin. Sebagai kelenjar eksokrin pankreas membantudan berperan penting dalam sistem pencernaan dengan mensekresikan enzim-enzim pankreas seperti amilase, lipase dan tripsin. Sebagai kelenjar endokrin, pankreas dikenal dengan produksi hormon-hormon insulin dan glukagon yang berperan dalam metabolisme glukosa. Fungsi endokrin pankreas dilakukan oleh pulau-pulau Langerhans yang tersebar di antara bagian eksokrin pankreas(Guyton, 1976; Greenspan dan Forsham, 1983; Sundler dan Hakanson, 1988).
Dari hasil penelitian Sundler dan Hakanson (1988) dengan menggunakan elektron mikroskop dilaporkan bahwa pulau Langerhans berisi kurang lebih lima jenis sel endokrin. Empat dari lima tipe tersebut adalah sel-sel ß, sel-sel , sel-selsomatostatin dan PP, yang dapat diketahui melalui respon dari hormon yang dikandungnya. Tipe sel kelima, disebut sel DI belum dapat diidentifikasi. Pada pankreas manusia normal sel insulin berkisar 62% dari jumlah total sel di pulauLangerhans, glukagon 15%, PP 14%, somatostatin 9% dan DI kurang dari 1%(Sundler dan Hakanson, 1988). Pada babi jumlah sel glukagon berkisar antara 5-30% dari total sel di pulau Langerhans (Delmann, 1993).
Pankreas merupakan organ penting dalam mengukur kadar glukosa darah.Hormon yang berperan dalam pengaturan kadar glukosa darah tersebut adalahinsulin yang disekresikan oleh sel beta dan glikogen yang disekresikan oleh sel alfa. Adanya  senyawa  kimia yang  masuk kedalam tubuh dengan dosis  tinggi dapat menghancurkan sel-sel pulau langerhans. Kerusakan-kerusakan sel beta pulaulangerhans ini akan menyebabkan produksi insulin menurun. Dengan turunnyainsulin maka akan mengakibatkan hiperglikemia (Ganong, 1995).
Menurut Pearce, S.A dan Wilson, L.L (1991), pengaturan kadar guladipengaruhi oleh aktifitas hormon insulin, glikogen adrenalin. Insulin efektif menurunkan kadar glukosa dalam darah dan hormon adrenalin membebaskancadangan glukosa sehingga kadar glukosa meningkat. Selain itu gula darah jugadipengaruhi oleh hati, pankreas, adenohipofisis dan adrenalin juga masihdipengaruhi oleh tiroid, kerja fisik dan faktor lainya seperti Hiperediter danImunologi.Konsentrasi glukosa dalam darah normal sebesar 50-100 mg/dl.Penyimpangan dari kadar normal dapat diakibatkan karena perubahankecepatanoksidasi glukosa dan makanan yang mengandung karbohidrat tinggi.
Pada hewan, susunan topografi sel-sel endokrin tersebut adalah sebagai berikut: sel-sel insulin berada di tengah-tengah, sel-sel glukagon dan sel PP berada di perifer atau di sepanjang tepi pulau Langerhans. Sedangkan sel-selsomatostatin menyebar di antara sel-sel glukagon, sel insulin serta sel PP (Sundler dan Hakanson, 1988). Susunan ini ternyata berbeda pada spesies hewan yang berbeda (Grimelius, 1968).









BAB III
PEMBAHASAN

A.   Anatomi Pankreas
Pankreas merupakan suatu organ berupa kelenjar dengan panjang dantebal sekitar 12,5 cm dan tebal + 2,5 cm (pada manusia). Pankreas terbentang dariatas sampai ke lengkungan besar dari perut dan biasanya dihubungkan oleh duasaluran ke duodenum (usus 12 jari), terletak pada dinding posterior abdomen di belakang peritoneum sehingga termasuk organ retroperitonial kecuali bagian kecilcaudanya yang terletak dalam ligamentum lienorenalis. Strukturnya lunak dan berlobulus.
1.    Bagian Pankreas
Pankreas dapat dibagi ke dalam :
a.    Caput Pancreatis
berbentuk seperti cakram dan terletak di dalam bagian cekung duodenum. Sebagian caput meluas di kiri di belakang arteri dan vena mesenterica superior serta dinamakanProcessus Uncinatus.
b.    Collum Pancreatis
merupakan bagian pancreas yang mengecil danmenghubungkan caput dan corpus pancreatis. Collum pancreatisterletak di depan pangkal vena portae hepatis dan tempatdipercabangkannya arteria mesenterica superior dari aorta.
c.    Corpus Pancreatis
berjalan ke atas dan kiri, menyilang garistengah. Pada potongan melintang sedikit berbentuk segitiga.
d.    Cauda Pancreatis
berjalan ke depan menuju ligamentumlienorenalis dan mengadakan hubungan dengan hilum lienale.






2.    Hubungan
a.    Ke anterior : Dari kanan ke kiri: colon transversum dan perlekatanmesocolon transversum, bursa omentalis, dan gaster. 
b.    Ke posterior : Dari kanan ke kiri: ductus choledochus, vena portae hepatisdan vena lienalis, vena cava inferior, aorta, pangkal arteria mesenterica superior, musculus psoas major sinistra, glandula suprarenalis sinistra, rensinister, dan hilum lienale.

3.    Vaskularisasi
a.  Arteriae
Ø  A.pancreaticoduodenalis superior (cabang A.gastroduodenalis )
Ø  A.pancreaticoduodenalis inferior (cabang A.mesenterica cranialis)
Ø  A.pancreatica magna dan A.pancretica caudalis dan inferior cabang A.lienalis 
b.  Venae
            Venae yang sesuai dengan arteriaenya mengalirkan darah ke sistem porta.

4.    Aliran Limfatik 
Kelenjar limfe terletak di sepanjang arteria yang mendarahi kelenjar.Pembuluh eferen akhirnya mengalirkan cairan limfe ke nodi limfe coeliaci danmesenterica superiors.
5.    Inervasi
Berasal dari serabut-serabut saraf simpatis (ganglion seliaca) dan parasimpatis (vagus).
6.  Ductus Pancreaticus
a.  Ductus Pancreaticus Mayor  (Wirsungi )
Mulai dari cauda dan berjalan di sepanjang kelenjar menuju ke caput,menerima banyak cabang pada perjalanannya. Ductus ini bermuara ke parsdesendens duodenum di sekitar pertengahannya bergabung dengan ductuscholedochus membentuk papilla duodeni mayor  vateri. Kadang-kadang muara ductus pancreaticus di duodenum  terpisah dari ductus choledochus.
b.  Ductus Pancreaticus Minor  ( Santorini )
Mengalirkan getah pancreas dari bagian atas caput pancreas dan kemudian bermuara ke duodenum sedikit di atas muara ductus pancreaticus pada papilla duodeni minor.
c.       Ductus Choleochus et  Ductus Pancreaticus
Ductus choledochus bersama dengan ductus pancreaticus bermuara kedalam suatu rongga, yaitu ampulla hepatopancreatica (pada kuda). Ampullaini terdapat di dalam suatu tonjolan tunica mukosa duodenum, yaitu papilladuodeni major. Pada ujung papilla itu terdapat muara ampulla. (Richard S.Snell, 2000).

                       


B.   Histologi Pankreas
Pankreas berperan sebagai kelenjar eksokrin dan endokrin.Kedua fungsi tersebut dilakukan oleh sel-sel yang berbeda.
1.    Bagian eksokrin
Pankreas dapat digolongkan sebagai kelenjar besar,berlobus dan merupakan tubuloasinosa kompleks.Asinus berbentuk tubular,dikelilingi lamina basal dan terdiri 5-8 sel berbentuk pyramid yang tersusun mengelilingi luen sempit.Diantara asini,terdapat jaringan ikat halus mengandung pembuluh darah,pembuluh limfe,saraf dan saluran keluar.


2.    Bagian Endokrin
Bagian endokrin pankreas, yaitu Pulau Langerhans, tersebar di seluruh pankreas dan tampak sebagai massa bundar, tidak teratur, terdiri atas sel pucat dengan banyak pembuluh darah yang berukuran 76×175 mm dan berdiameter 20 sampai 300 mikron tersebar di seluruh pankreas, walaupun lebih banyak ditemukan di ekor daripada kepala dan badan pankreas.(Derek Punsalam, 2009).Pulau ini dipisahkan oleh jaringan retikular tipis dari jaringan eksokrin disekitarnya dengan sedikit  serat-serat retikulin di dalam pulau.(Anonymous, 2009).Sel-sel ini membentuk sekitar 1% dari total jaringan pankreas.(John Gibson,1981)
Pada manusia, pulau Langerhans terdapat sekitar 1-2 juta pulau.M
asing-masing   memiliki  pasokan darah yang besar. Darah dari pulau Langerhans mengalir ke vena hepatika. Sel-sel dalam pulau dapat dibagi menjadi beberapa jenis bergantung  pada sifat pewarnaan dan morfologinya.( Derek Punsalam, 2009)
Dengan pewarnaan khusus, sel-sel pulau Langerhans terdiri dari empat macam :
1 .Sel Alfa, sebagai penghasil hormon glukagon. Terletak di tepi pulau,mengandung gelembung sekretoris dengan ukuran 250nm, dan batas intikadang tidak teratur.
2.  Sel Beta, sebagai penghasil hormon insulin. Sel ini merupakan sel terbanyak dan membentuk 60-70% sel dalam pulau. Sel beta terletak di bagian lebih dalam atau lebih di pusat pulau, mengandung kristaloidromboid atau poligonal di tengah, dan mitokondria kecil bundar dan banyak.
3. Sel Delta, mensekresikan hormon somatostatin. Terletak di bagian manasaja dari pulau, umumnya berdekatan dengan sel A, dan mengandunggelembung sekretoris ukuran 300-350 nm dengan granula homogen.
4. Sel F, mensekresikan polipeptida pankreas. Pulau yang kaya akan sel F berasal dari tonjolan pankreas ventral.(Anonymous, 2009)

          


Gambar 4. Sel-sel pulau Langerhans


C.    Fisiologi Pankreas

1.    Eksokrin
Getah pankreas mengandung enzim -enzim untuk pencernaan ketiga jenis makanan utama : protein, karbohidrat , dan lemak. Ia juga mengandung ion bikarbonat dalam jumlah besar, yang memegang peranan penting  dalam menetralkan kimus asam yang keluarkan oleh lambung ke dalam duodenum.
Enzim-enzim  proteolitik adalah tripsin, kimotripsin, karboksi peptidase, ribonuklease, deoksiribonuklease.Tiga enzim pertama memecahkan keseluruhan dan secara parsial protein yang dicernakan,sedankan neklease memecahkan kedua jenis asam nukleat : asam ribunokleat dan deoksinukleat.
Enzim pencernaan untuk karbohidrat adalah amilase pankreas yang menghidrolisis pati,glikogen dan sebagian besar karbvohidrat lain kecuali selulosa untuk membentuk karbohidrat,sedangkan enzim-enzin untuk pencernaan lemak adalah : lipase pancreas yang menghidrolisis lemak netral menjadi gliserol,asam lemak dan kolesterol esterase yang menyebabkan hidrolisis ester-ester kolesterol.
Enzim-enzim protoeletik waktu disintesis dalam sel-sel pancreas berada dalam bentuk tidak aktif : tripsinogen,kimotripsinogen, dan prokarboks peptidase,yang semuanya secara enzimitik tidak aktif.zat-zat ini hanya akan menjadi aktif setelah mereka disekresi ke dalam saluran cerna.tripsinogen diaktifkan oleh suatu enzim yang dinamakan enterkinase yang disekresi oleh mukosa usus ketike kimus mengadakan kontak dengan mukosa. Tripsinogen juga dapat diaktifkan oleh tripsin yang telah dibentuk. Kimotripsinogen diaktifkan olehtripsin menjadi kimotripsin, dan prokarboksipeptidase diaktifkan dengan beberapacara yang sama.
Penting bagi enzim-enzim proteolitik getah pankreas tidak diaktifkansampai mereka disekresi ke dalam usus halus, karena tripsin dan enzim-enzim lainakan mencernakan pankreas sendiri. Sel-sel yang sama, yang mensekresi enzim-enzim proteolitik ke dalam asinus pankreas serentak juga mensekresikan tripsininhibitor. Zat ini disimpan dalam sitoplasma sl-sel kelenjar sekitar granula-granulaenzim, dan mencegah pengaktifan tripsin di dalam sel sekretoris dan dalam asinusdan duktus pankreas.
 pankreas rusak berat atau bila saluran terhambat, sjumlah besar sekret pankreas tertimbun dalam daerah yang rusak dari pankreas. Dalam keadaan ini,efek tripsin inhibitor kadang-kadang kewalahan, dan dalam keadaan ini sekret pankreas dengan cepat diaktifkan dan secara harfiah mencernakan seluruh pankreas dalam beberapa jam, menimbulkan keadaan yang dinamakan pankreatitis akut. Hal ini sering menimbulkan kematian karena sering diikutisyok, dan bila tidak mematikan dapat mengakibatkan insufisiensi pankreas selamahidup.
Enzim-enzim getah pankreas seluruhnya disekresi oleh asinus kelenjar  pankreas. Namun dua unsur getah pankreas lainnya, air dan ion bikarbonat,terutama disekresi oleh sel-sel epitel duktulus-duktulus kecil yang terletak didepan asinus khusus yang berasal dari duktulus. Bila pankreas dirangsang untuk mengsekresi getah pankreas dalam jumlah besar ± yaitu air dan ion bikarbonatdalam jumlah besar ± konsentrasi ion bikarbonat dapat meningkat sampai 145mEq/liter.
Setiap hari pankreas menghasilkan 1200-1500 ml pancreatic juice, cairan jernih yang tidak berwarna. Pancreatic juice paling banyak mengandung air, beberapa garam, sodium bikarbonat, dan enzim-enzim. Sodium bikarbonatmemberi sedikit pH alkalin (7,1-8,2) pada pancreatic juice sehingga  menghentikan gerak pepsin dari lambung dan menciptakan lingkungan yangsesuai bagi enzim-enzim dalam usus halus.
Enzim-enzim dalam pancreatic juice termasuk enzim pencernaankarbohidrat bernama pankreatik amilase; beberapa enzim pencernaan proteindinamakan tripsin, kimotripsin, karboksipeptidase; enzim pencernaan lemak yangutama dalam tubuh orang dewasa dinamakan pankreatik lipase; enzim pencernaanasam nukleat dinamakan ribonuklease dan deoksiribonuklease.Seperti pepsin yang diproduksikan dalam perut dengan bentuk inaktifnyaatau pepsinogen, begitu pula enzim pencernaan protein dari pankreas. Hal inimencegah enzim-enzim dari sel-sel pencernaan pankreas.
Enzim tripsin yang aktif disekresikan dalam bentuk inaktif dinamakantripsinogen. Aktivasinya untuk tripsin diselesaikan dalam usus halus oleh suatuenzim yang disekresikan oleh mukosa usus halus ketika bubur chyme ini tibadalam kontak dengan mukosa. Enzim aktivasi dinamakan enterokinase.Kimotripsin diaktivasi dalam usus halus oleh tripsin dari bentuk inaktifnya,kimotripsinogen. Karboksipeptidase juga diaktivasi dalam usus halus oleh tripsin.Bentuk inaktifnya dinamakan prokarboksipeptidase.
2.    Endokrin
Tersebar di antara alveoli pankreas, terdapat kelompok-kelompok kecil selepitelium yang jelas terpisah dan nyata. Kelompok ini adalah pulau-pulau kecil/kepulauan Langerhans yang bersama-sama membentuk organ endokrin.
Hormon-hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin adalah  :
a.Insulin
Insulin adalah suatu polipeptida yang mengandung dua rantai asam aminoyang dihubungkan oleh jembatan disulfida. Terdapat perbedaan kecil dalamkomposisi asam amino molekul dari satu spesies ke spesies lain. Perbedaan ini biasanya tidak cukup besar untuk dapat mempengaruhi aktivitas biologi suatuinsulin pada spesies heterolog tetapi cukup besar untuk menyebabkan insulin bersifat antigenik.
 
                                    Insulin dibentuk di retikulum endoplasma sel B. Insulin kemudian dipindahkan ke aparatus golgi, tempat ia mengalami pengemasan dalam granula-granula berlapis membran. Granula-granula ini bergerak ke dinding sel melaluisuatu proses yang melibatkan mikrotubulus dan membran granula berfusi dengan membran sel, mengeluarkan insulin ke eksterior melalui eksositosis. Insulin kemudian melintasi lamina basalis sel B serta kapiler dan endotel kapiler yang berpori mencapai aliran darah.Waktu paruh insulin dalam sirkulasi pada manusia adalah sekitar 5 menit.Insulin berikatan dengan reseptor insulin lalu mengalami internalisasi. Insulindirusak dalam endosom yang terbentuk melalui proses endositosis. Enzim utamayang berperan adalah insulin protease, suatu enzim di membran sel yangmengalami internalisasi bersama insulin.
Efek insulin pada berbagai jaringan:
1.    Jaringan Adiposa
Ø  Meningkatkan masuknya glukosa
Ø  Meningkatkan sintesis asam lemak 
Ø  Meningkatkan sintesis gliserol fospat
Ø  Menungkatkan pengendapan trigliserida
Ø  Mengaktifkan lipoprotein lipase
Ø  Menghambat lipase peka hormone
Ø  Meningkatkan ambilan K+
2.    Otot
Ø  Meningkatkan masuknya glukosa
Ø  Meningkatkan sintesis glikogen
Ø  Meningkatkan ambilan asam amino
Ø  Meningkatkan sintesis protein di ribosom
Ø  Menurunkan katabolisme protein
Ø  Menurunkan pelepasanasam-asam amino glukoneogenik 
Ø  Meningkatkan ambilan keton
Ø  Meningkatkan ambilan K+

3.      Hati
Ø  Menurunkan ketogenesis 
Ø  Meningkatkan sintesis protein
Ø  Meningkatkan sintesis lemak 
Ø  Menurunkan pengeluaran glukosa akibat penurunanglukoneogenesis dan peningkatan sintesis glukosa
Pada orang normal, pankreas mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan jumlah insulin yang dihasilkan dengan intake karbohidrat, tetapi pada penderita diabetes fungsi pengaturan ini hilang sama sekali. 

b. Glukagon
Molekul glukagon adalah polipepida rantai lurus yang mengandung 29nresidu asam amino dan memiliki molekul 3485. Glukagon merupakan hasil darisel-sel alfa, yang mempunyai prinsip aktivitas fisiologis meningkatkan kadar glukosa darah. Glukagon melakukan hal ini dengan mempercepat konversi dariglikogen dalam hati dari nutrisi-nutrisi lain, seperti asam amino, gliserol, danasam laktat, menjadi glukosa (glukoneogenesis). Kemudian hati mengeluarkan glukosa ke dalam darah, dan kadar gula darah meningkat.
Sekresi dari glukagon secara langsung dikontrol oleh kadar gula darahmelalui sistem feed-back negative. Ketika kadar gula darah menurun sampai di bawah normal, sensor-sensor kimia dalam sel-sel alfa dari pulau Langerhans merangsang sel-sel untuk mensekresikan glukagon. Ketika gula darah meningkat,tidak lama lagi sel-sel akan dirangsang dan produksinya diperlambat.
Jika untuk beberapa alasan perlengkapan regulasi diri gagal dan sel-selalfa mensekresikan glukagon secara berkelanjutan, hiperglikemia (kadar guladarah yang tinggi) bisa terjadi. Olahraga dan konsumsi makanan yangmengandung protein bisa meningkatkan kadar asam amino darah jugamenyebabkan peningkatan sekresi glukagon. Sekresi glukagon dihambat olehGHIH (somatostatin).Glukagon kehilangan aktivitas biologiknya apabila diperfusi melewati hatiatau apabila diinkubasi dengan ekstrak hati, ginjal atau otot. Glukagon jugadiinaktifkan oleh inkubasi dengan darah. Indikasinya ialah bahwa glucagon dihancurkan oleh sistem enzim yang sama dengan sistem yang menghancurkan insulin dan protein-protein lain.
                       
                                    Gambar regulasi insulin dan glucagon




c.  Somatostatin
Somatostatin dijumpai di sel D pulau langerhans pankreas. Somatostatin menghambat sekresi  insulin, glukagon, dan polipeptida pankreas dan mungkin bekerja lokal di dalam pulau-pulau pankreas. Penderita tumor pancreas somatostatin mengalami hiperglikemia dan gejal-gejala diabete lain yang menghilang setelah tumor diangkat.Para pasien tersebut juga mengalami dyspepsia akibat lambatnya pengosongan lambung dan penurunan sekresi asam lanmbung,dan batu empedu ,yang tercetus oleh penurunan kontraksi kandung empedu.
Sekresi somatostatin pancreas meningkat oleh beberapa rangsangan yang juga merangsang insulin yakni glukosa dan asam amino ,terutama arginin dan leusin.sekresi juga ditingkatkan oleh CCK.Somatostatin dikeluarkan dari pancreas dan saluran cerna ke dalam darah perifer.
d.    Polipeptida Pankreas
Polipeptida pancreas manusia merupakan suatu polipeptida linear yang dibentuk oleh sel F pulau langerhans.Hormon ini berkaitan erat dengan polipeptida YY (PYY), yang ditemukan di usus dan mungkin hormon salurancerna; dan neuropeptida Y, yang ditemukan di otak dan sistem saraf otonom.
Sekresi polipeptida ini meningkat oleh makanan yang mengandung protein, puasa, olahraga, dan hipoglikemia akut. Sekresinya menurun olehsomatostatin dan glukosa intravena. Pemberian infus leusin, arginin, dan alanintidak mempengaruhinya, sehingga efek stimulasi makanan berprotein mungkindiperantarai secara tidak langsung. Pada manusia, polipeptida pankreasmemperlambat penyerapan makanan, dan hormon ini mungkin memperkecilfluktuasi dalam penyerapan. Namun, fungsi faal sebenarnya masih belumdiketahui.



PENYAKIT-PENYAKIT PADA PANKREAS
1. Pankreatitis
Pankreatitis (inflamasi pankreas) merupakan penyakit yang serius pada pankreas dengan intensitas yang dapat berkisar mulai dari kelainan yang relatif ringan dan sembuh sendiri hingga penyakit yang berjalan dengan cepat dan fatal yang tidak bereaksi terhadap berbagai pengobatan. (Brunner & Suddart, 2001; 1338)
            Pankreatitis adalah kondisi inflamasi yang menimbulkan nyeri dimana enzim pankreas diaktifasi secara prematur mengakibatkan autodigestif dari pankreas. (Doengoes, 2000;558).Pankreatitis akut adalah inflamasi pankreas yang biasanya terjadi akibat alkoholisme dan penyakit saluran empedu seperti kolelitiasis dan kolesistisis. (Sandra M. Nettina, 2001).
2. TUMOR PANKREAS
Ca. pankreas adalah tumor maligna (ganas) yang terdapat pada pankreas.
Insidensi
.Ditemukan sekitar 3-5% dari semua karsinoma dan mencapai 17% dari seluruh karsinoma di saluran pencernaan. Pada beberapa penelitian di RSU Dr. Hasan Sadikin misalnya didapatkan 0,19 % pasien dengan perbandingan antara pria dan wanita adalah 1,6 : 1, dengan distribusi umur terbanyak 50-59 tahun.
3. INSULINOMA
Insulinoma merupakan tumor pankreas yang jarang terjadi, dimana tumor ini menghasilkan insulin, suatu hormon yang berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah. Hanya 10% insulinoma yang bersifat ganas.
4. KETOSIDOSIS DIABETIK
Ketoasidosis diabetik merupakan akibat dari defisiensi berat insulin dan disertai gangguan metabolisme protein, karbohidrat dan lemak. Keadaan ini terkadang disebut “akselerasi puasa” dan merupakan gangguan metabolisme yang paling serius pada diabetes ketergantungan insulin.
5. HIPOGLIKEMIA
Hipoglikemia adalah suatu keadaan dimana kadar gula darah (glukosa) secara abnormal rendah. Dalam keadaan normal, tubuh mempertahankan kadar gula darah antara 70-110 mg/dL. Pada diabetes, kadar gula darah terlalu tinggi; pada hipoglikemia, kadar gula darah terlalu rendah. Kadar gula darah yang rendah menyebabkan berbagai sistem organ tubuh mengalami kelainan fungsi. Hypoglikemi adalah konsentrasi glukose darah di bawah 40mg/100ml. Hypoglikemi merupakan keadaan yang serius dan keadaan semakin gawat jika anak semakin muda.
            Sel otak tidak mampu hidup jika kekurangan glukose. Hypoglikemi dapat terjadi berkaitan dengan banyak penyakit, misalnya pada neonatus dengan ibu diabetes dan mengalami Hyperglikemi in utero, atau sebagai komplikasi cidera dingin. Selama masa menggigil simpanan glikogen tubuh tidak mencukupi, tetapi jika dihangatkan terjadi peningkatan kebutuhan glikogen. Simpanan glikogen menurun dan cadangan tidak dapat memenuhi kebutuhan pada pemanasan (Rosa M Sacharin, 1986).
Otak merupakan organ yang sangat peka terhdap kadar gula darah yang rendah karena glukosa merupakan sumber energi otak yang utama.
            Otak memberikan respon terhadap kadar gula darah yang rendah dan melalui sistem saraf, merangsang kelenjar adrenal untuk melepaskan epinefrin (adrenalin). Hal in akan merangsang hari untuk melepaskan gula agar kadarnya dalam darah tetap terjaga. Jika kadarnya menurun, maka akan terjadi gangguan fungsi otak.






BAB IV
PENUTUP
A.  KESIMPULAN
Pankreas merupakan salah satu organ pada sistem pencernaan yangmemiliki dua fungsi utama: menghasilkan enzim pencernaan serta beberapa hormon penting seperti insulin dan glukagon. Pankreas terletak pada bagian posterior perut dan berhubungan erat dengan duodenum (usus dua belas jari).
Beberapa fungsi dari pankreas adalah :
Ø  Mengatur kadar gula dalam darah melalui pengeluaran glukagon, yang menambah kadar gula dalam darah dengan mempercepat tingkat pelepasandari hati.
Ø  Pengurangan kadar gula dalam darah dengan mengeluarkan insulin yang mana mempercepat aliran glukosa ke dalam sel pada tubuh, terutama otot.Insulin juga merangsang hati untuk merubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya di dalam  sel-selnya (Anonymous, 2009).

Bagian Pankreas
Pankreas dapat dibagi ke dalam :
Ø  Caput Pancreatis
Ø  Collum Pancreatis
Ø  Corpus Pancreatis
Ø  Cauda Pancreatis

B.   SARAN
Dalam setiap mengerjakan suatu tugas makalah diperlukan banyak  referensi agar  materi  yang disajikan lengkap.pada saat akan mempresentasikan materi perlu banyak belajar agar  dapat  menguasai materi yang dibawakan.


DAFTAR PUSTAKA


Ø  Anonymous. 2009.http://books.google.co.id/books/Anonymous. 2009. http://dok-tercantik.blogspot.com/2009/01/pankreas-html
Ø  Anonymous. 2009.http://id.wikipedia.org/wiki/Pankreas
Ø  Anonymous.2009.http://myblogmyown.wordpress.com/2009/04/14/pankreas/Anonymous.2009.http://one.indoskripsi.com/content/anatomi-dan-fisiologi- pankreas
Ø  Anonymous. 2009.http://sugartomat.blogspot.com/2009/03/hormon-pankreas.html
Ø  Anonymous.2009.http://www.akademik.unsri.ac.id/download/journal/files/baijour nal/I_Ketut



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar